SPBU Garut Bantah Tuduhan Jual BBM Subsidi Ilegal, Ancang Somasi Hukum

Garut Terkini — Pengelola SPBU Jalan Pembangunan nomor 34.44121 membantah keras tudingan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi secara ilegal yang viral lewat video di media sosial. Mereka menegaskan bahwa narasi tersebut keliru dan tidak mencerminkan realitas operasional di lapangan.
Pengawas SPBU 34.44121, Edi Hikmat, mengungkapkan bahwa video TikTok yang menyebar telah memicu salah paham publik karena dibuat tanpa konfirmasi sebelumnya kepada pihak SPBU.
“Kami merasa sangat dirugikan dengan informasi yang beredar. Apa yang disampaikan dalam video tersebut tidak menggambarkan fakta yang terjadi di lapangan. Seluruh petugas kami bekerja sesuai dengan prosedur operasional yang berlaku,” ujar Edi saat memberikan keterangan, Jumat (13/3/2026).
Edi menjelaskan bahwa penyaluran BBM di SPBU-nya diawasi ketat dan patuh pada regulasi, termasuk larangan melayani pembelian dengan jeriken tanpa prosedur sah. Tuduhan keterlibatan dalam penjualan ilegal ditolak mentah-mentah karena tidak berdasar fakta.
“Petugas kami tidak akan berani melayani pembelian BBM menggunakan jeriken secara sembarangan. Semua pelayanan kepada konsumen dilakukan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Ia juga mengkritik pengambilan gambar tanpa izin di area SPBU, yang berisiko mengganggu operasi dan keselamatan karena standar keamanan ketat di zona pengisian BBM.
“Di area SPBU sebenarnya terdapat larangan pengambilan gambar tanpa izin karena dapat mengganggu proses pengisian bahan bakar dan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan, termasuk percikan api,” jelasnya.
Pihak SPBU kini mempertimbangkan somasi hukum terhadap pembuat dan penyebar video, serta menyayangkan sikap pihak yang mengklaim wartawan tapi abai prinsip jurnalistik berimbang.
“Seharusnya ada upaya klarifikasi terlebih dahulu sebelum sebuah informasi dipublikasikan. Prinsip cover both sides sangat penting agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak menyesatkan,” ucapnya.
Edi menyangkal pula isu kekosongan stok BBM yang sering dituduhkan, dengan distribusi yang disebutnya tetap lancar.
“Tidak benar jika disebut sering terjadi kekosongan. Selama ini pasokan BBM di SPBU kami tetap tersedia untuk melayani masyarakat,” pungkasnya.
Pengelola SPBU mengajak masyarakat lebih kritis terhadap informasi media sosial demi mencegah hoaks yang merugikan.














