Reses DPRD Garut, Fahad Fauzi Serap Aspirasi UMKM, Pertanian, hingga Infrastruktur Warga

GARUT TERKINI – Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Partai Golongan Karya, Fahad Fauzi, memanfaatkan masa Reses Sidang II Tahun 2026 untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya. Kegiatan reses tersebut dilaksanakan pada Rabu, 21 Januari 2026, dengan menyasar dua lokasi, yakni wilayah Jayawaras, Kecamatan Tarogong Kidul, serta Desa Hegarsari, Kecamatan Kadungora.

Kegiatan ini dihadiri ratusan warga dari berbagai latar belakang, mulai dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petani, peternak, tokoh masyarakat, hingga perwakilan pemuda dan kaum ibu. Reses menjadi ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dan masyarakat untuk menyampaikan persoalan riil yang dihadapi di lapangan sekaligus menyusun harapan pembangunan ke depan.

Di wilayah Jayawaras, warga lebih banyak menyoroti kondisi infrastruktur lingkungan. Sejumlah aspirasi yang disampaikan antara lain perbaikan jalan lingkungan, peningkatan sistem drainase, serta penambahan penerangan jalan umum yang dinilai masih belum merata. Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan keterbatasan akses air bersih dan perlunya pengelolaan sampah yang lebih optimal guna mendukung kualitas lingkungan permukiman.

Sementara itu, aspirasi masyarakat Desa Hegarsari, Kecamatan Kadungora, cenderung berfokus pada penguatan sektor ekonomi dan ketahanan pangan. Para pelaku UMKM mengharapkan dukungan permodalan, pelatihan pengelolaan usaha, serta pendampingan pemasaran, khususnya dalam pemanfaatan teknologi dan platform digital. Mereka menilai digitalisasi menjadi kunci agar produk lokal mampu bersaing dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Dari sektor pertanian, para petani menyampaikan kebutuhan akan ketersediaan pupuk bersubsidi yang lebih terjamin, perbaikan jaringan irigasi, serta bantuan alat dan mesin pertanian untuk meningkatkan produktivitas. Selain itu, petani juga berharap adanya pendampingan teknis berkelanjutan serta kepastian harga hasil panen agar usaha pertanian dapat memberikan kesejahteraan yang lebih stabil.

Kelompok peternak pun turut menyampaikan aspirasi, di antaranya bantuan bibit ternak, peningkatan layanan kesehatan hewan, serta pelatihan pengelolaan peternakan berbasis teknologi dan manajemen modern. Menurut mereka, sektor peternakan di wilayah Kadungora memiliki potensi besar untuk dikembangkan jika didukung kebijakan dan fasilitas yang memadai.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Fahad Fauzi menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan dihimpun, dicatat, dan diklasifikasikan sesuai dengan kewenangan serta prioritas pembangunan daerah. Ia memastikan hasil reses akan diperjuangkan melalui pembahasan di DPRD Kabupaten Garut, baik dalam bentuk pokok-pokok pikiran DPRD maupun melalui fungsi pengawasan terhadap program pemerintah daerah.

“Reses ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi komitmen saya untuk mendengar langsung suara masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan akan saya kawal agar dapat ditindaklanjuti melalui kebijakan dan program yang tepat sasaran,” ujar Fahad Fauzi.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan pemerintah daerah agar pembangunan yang dilaksanakan benar-benar menjawab kebutuhan warga. Melalui komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan, Fahad berharap pembangunan di Kabupaten Garut dapat berjalan lebih merata serta berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup