Reses DPRD Garut 2026, Iman Alirahman Dorong Optimalisasi Potensi Talaga Bodas

GARUT TERKINI – Masa Reses Sidang II Tahun 2026 DPRD Kabupaten Garut kembali dimanfaatkan para wakil rakyat untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing. Sebanyak 50 anggota DPRD Garut turun langsung ke lapangan guna mendengar berbagai persoalan dan usulan warga, mulai dari kebutuhan dasar hingga arah pembangunan daerah.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Garut, Iman Alirahman, menggelar reses hari pertamanya pada Selasa (20/1/2026) di Aula Desa Wanajaya, Kecamatan Wanaraja. Kegiatan tersebut dihadiri oleh aparat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga yang antusias menyampaikan aspirasi.

Dalam kesempatan itu, Iman menyoroti kebijakan efisiensi anggaran Tahun Anggaran 2026 yang menuntut pemerintah kecamatan dan desa untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Ia menilai, keterbatasan anggaran tidak boleh menghambat upaya peningkatan kesejahteraan warga.

Menurut Iman, kawasan Talaga Bodas memiliki potensi alam yang sangat besar dan dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan. Pengelolaan potensi tersebut, kata dia, harus dibarengi dengan upaya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah, agar mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar.

“Dengan pengelolaan yang tepat, sektor pariwisata dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal, khususnya di tengah kondisi anggaran yang terbatas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Iman menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan suprastruktur. Menurutnya, pembangunan fisik harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan publik.

Ia menegaskan, visi *Garut Hebat Berkelanjutan* hanya dapat terwujud melalui penguatan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga infrastruktur yang merata dan berkeadilan.

Melalui kegiatan reses ini, aspirasi yang dihimpun akan dibawa ke tingkat pembahasan DPRD untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam penyusunan program dan kebijakan pembangunan daerah. Diharapkan, hasil reses dapat melahirkan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat Kabupaten Garut.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup